1.500.000 Jam Kerja yang Aman tanpa LTA

TOYO – IKPT sebelumnya diumumkan sebagai Kontraktor EPC untuk Proyek B1MTBE – EGF pada 28 Mei 2018 oleh PT. Petrokimia Butadiene Indonesia (PBI), anak perusahaan PT. Chandra Asri Petrochemical, Tbk.  Melalui konsistensi dan kemauan yang kuat dari semua team untuk menjaga keselamatan di tempat kerja akhirnya Proyek B1MTBE – EGF telah berhasil mencapai 1.500.000 Manhours Aman tanpa Lost Time Accident (LTA) pada 21 Juni 2019.  Upacara untuk memperingati pencapaian ini telah diadakan pada Kamis 4 Juli 2019 di B1MTBE – EGF Project, area parkir Jetty – C.

Perwakilan kontraktor, Bpk. Made Sutama sebagai Direktur IKPT dan Bpk. Masato Otsuki sebagai General Manajer Toyo Jepang, membuka acara dengan pidato penghargaan mereka. Asisten Operasional VP Direktur dari PT. Chandra Asri Petrokimia, Bapak Chatri Eamsobhana menyampaikan pidatonya setelahnya. Mereka semua menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang bersinergi menjaga pekerjaan dengan aman.

Tradisi Jepang yang disebut  “Kusudama” turut memeriahkan acara ini, diikuti juga oleh tradisi Indonesia “Potong Tumpeng” dilakukan sebagai jembatan di acara utama. “Kusudama” adalah simbol kejutan yang baik, sementara “Potong Tumpeng” menunjukkan rasa terima kasih dan kebersamaan. Demikian juga, dipercaya bahwa upaya besar dari semua team untuk Proyek ini akan mengarah pada kesuksesan yang mengejutkan.

Lebih dari satu tahun telah berlalu sejak dimulainya Proyek, Proyek B1MTBE – EGF kini memasuki 40% dari tahap Konstruksi. Dengan hampir setengah dari kemajuan Konstruksi tercapai, tantangan untuk melaksanakan proyek secara tepat waktu meningkat. Perjanjian pada papan komitment ditandatangani oleh perwakilan Manajemen dari  Pemilik / Owner, Kontraktor dan Subkontraktor; B1MTBE – Proyek EGF siap untuk melanjutkan pekerjaan dengan aman menuju penyelesaian yang aman tanpa Lost Time Accident.

Christina Sondang